Capres Prabowo Subianto akan ikuti upacara Hari Lagi Tahun Kemerdekaan Indonesia di Kampus Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).
Baca juga: Biaya Kuliah POLINELA - Pendaftaran POLINELA
Berdasar pada pantaun SINDOnews di tempat, beberapa peserta upacara yang terdiri atas mahasiswa serta dosen dan simpatisan Prabowo-Sandi telah mulai bergabung. Walau demikian, acara belumlah diawali. Beberapa panitia juga masih tetap terlihat bersiap-siap.
Dito, salah satunya panitia menyampaikan, Prabowo nanti bisa menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan Indonesia. Upacara itu akan mulai sekira jam 09.00 WIB. "Iya beliau menjadi inspektur upacara kelak," katanya di tempat upacara.
Menurut Dito, Prabowo telah 2x melakukan upacara HUT Kemerdekaan Indonesia di Kampus Bung Karno. "Telah 2x, tahun tempo hari serta saat ini," tuturnya.
Baca juga: Akreditasi Prodi IPB
Sebatas info, tidak hanya Prabowo, dalam upacara HUT Kemerdekaan Indonesia di Kampus Bung Karno gagasannya akan di hadiri oleh akan cawapres Sandiaga Uno, Titiek Soeharto, Rachmawati Soekarno Putri serta beberapa duta besar dari negara teman dekat.
Tuesday, August 28, 2018
Sunday, August 26, 2018
Hardiknas, siswa SD di Malang masuk universitas
Sekitar 450 siswa Sekolah Basic (SD) di Malang Raya nikmati pengalaman belajar di perguruan tinggi. Anak-anak ikuti kuliah serta eksplorasi di Universitas Kampus Muhammadiyah Malang (UMM).
Peserta dibawa ikuti upacara peringatan Hardiknas bersama dengan semua civitas akademika. Tiap-tiap perwakilan sekolah mendapatkan peluang dipakaikan toga oleh Rektor UMM, Fauzan.
Baca juga: Jurusan di UNSIL
Anak-anak juga dibawa bertandang ke laboratorium yang dipunyai oleh UMM serta rasakan pengalaman diajar oleh profesor. Dengan berkelompok anak-anak dibawa masuk Laboratorium Jalan Raya, Laboratorium Drama, Laboratorium Terpadu Pertanian serta Peternakan, Laboratorium Pengetahuan Komunikasi, Laboratorium Pusat Peningkatan Pengetahuan Pengetahuan serta Tehnologi (PUSPA IPTEK), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) serta Panel Surya.
Acara yang mengangkat topik Penguatan Ciri-ciri serta Kebudayaan itu, tidak hanya untuk memperingati Hardiknas, sebagai bentuk tanggung jawab UMM dalam rencana memupuk mimpi serta harapan generasi muda Indonesia. Anak-anak adalah beberapa calon pemimpin bangsa.
Wakil Rektor Bagian Kemahasiswaan, Sidik Sunaryo mengemukakan, acara itu bisa memberi semangat pada anak-anak untuk selalu meneruskan pendidikan sampai tingkat paling tinggi. Pihaknya mengapresiasi semangat beberapa siswa yang hadir ke universitas UMM.
"Saya katakan selamat pada adik-adik SD yang ini hari ikut serta rayakan Hardiknas di Universitas Putih," tuturnya, Rabu (2/5).
Beberapa siswa bersama-sama berkunjung ke satu laboratorium ke laboratorium lainnya. Tawa ceria sering pecah bersamaan perjalanan mereka yang penuh suka ria.
Syaqif Jalaludin Ahmad, siswa SD As-Salam mengakui suka dibawa bertandang ke Laboratorium Terpadu Fakultas Pertanian serta Peternakan (FPP) UMM.
"Barusan ke pabrik roti serta nata de coco, belajar buat roti tetapi tidak berhasil. Tetapi tidak masalah saya suka saat ini dapat buat roti di pabrik," kata siswa kelas lima ini.
Baca juga: Jurusan di POLINDRA
Selain itu, salah seseorang guru pendamping dari SD Kristen Petra, Feri Ferdiansyah mengapresiasi pekerjaan itu. UMM, tuturnya adalah universitas yang menjunjung tinggi ketidaksamaan kebudayaan sama dengan semangat perayaan Hardiknas 2018.
"Saya menjadi perwakilan dari sekolah non-muslim begitu suka serta mengapresiasi pekerjaan ini. Ini adalah bukti riil jika UMM begitu menjunjung tinggi ketidaksamaan," tegasnya.
Agenda bertopik 'Kids on Campus' itu juga mendatangkan Mobil KaCa (Senang Membaca) di dalam waktu peserta menanti giliran masuk ke tiap-tiap laboratorium.
Acara ditutup dengan gelaran wisuda buat semua peserta. Tiap-tiap siswa disematkan gordon seperti wisudawan menjadi sinyal sudah lulus kuliah satu hari di UMM.
Peserta dibawa ikuti upacara peringatan Hardiknas bersama dengan semua civitas akademika. Tiap-tiap perwakilan sekolah mendapatkan peluang dipakaikan toga oleh Rektor UMM, Fauzan.
Baca juga: Jurusan di UNSIL
Anak-anak juga dibawa bertandang ke laboratorium yang dipunyai oleh UMM serta rasakan pengalaman diajar oleh profesor. Dengan berkelompok anak-anak dibawa masuk Laboratorium Jalan Raya, Laboratorium Drama, Laboratorium Terpadu Pertanian serta Peternakan, Laboratorium Pengetahuan Komunikasi, Laboratorium Pusat Peningkatan Pengetahuan Pengetahuan serta Tehnologi (PUSPA IPTEK), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) serta Panel Surya.
Acara yang mengangkat topik Penguatan Ciri-ciri serta Kebudayaan itu, tidak hanya untuk memperingati Hardiknas, sebagai bentuk tanggung jawab UMM dalam rencana memupuk mimpi serta harapan generasi muda Indonesia. Anak-anak adalah beberapa calon pemimpin bangsa.
Wakil Rektor Bagian Kemahasiswaan, Sidik Sunaryo mengemukakan, acara itu bisa memberi semangat pada anak-anak untuk selalu meneruskan pendidikan sampai tingkat paling tinggi. Pihaknya mengapresiasi semangat beberapa siswa yang hadir ke universitas UMM.
"Saya katakan selamat pada adik-adik SD yang ini hari ikut serta rayakan Hardiknas di Universitas Putih," tuturnya, Rabu (2/5).
Beberapa siswa bersama-sama berkunjung ke satu laboratorium ke laboratorium lainnya. Tawa ceria sering pecah bersamaan perjalanan mereka yang penuh suka ria.
Syaqif Jalaludin Ahmad, siswa SD As-Salam mengakui suka dibawa bertandang ke Laboratorium Terpadu Fakultas Pertanian serta Peternakan (FPP) UMM.
"Barusan ke pabrik roti serta nata de coco, belajar buat roti tetapi tidak berhasil. Tetapi tidak masalah saya suka saat ini dapat buat roti di pabrik," kata siswa kelas lima ini.
Baca juga: Jurusan di POLINDRA
Selain itu, salah seseorang guru pendamping dari SD Kristen Petra, Feri Ferdiansyah mengapresiasi pekerjaan itu. UMM, tuturnya adalah universitas yang menjunjung tinggi ketidaksamaan kebudayaan sama dengan semangat perayaan Hardiknas 2018.
"Saya menjadi perwakilan dari sekolah non-muslim begitu suka serta mengapresiasi pekerjaan ini. Ini adalah bukti riil jika UMM begitu menjunjung tinggi ketidaksamaan," tegasnya.
Agenda bertopik 'Kids on Campus' itu juga mendatangkan Mobil KaCa (Senang Membaca) di dalam waktu peserta menanti giliran masuk ke tiap-tiap laboratorium.
Acara ditutup dengan gelaran wisuda buat semua peserta. Tiap-tiap siswa disematkan gordon seperti wisudawan menjadi sinyal sudah lulus kuliah satu hari di UMM.
Thursday, August 23, 2018
Buka Rakernas ITB 2018, JK Minta Universitas Kerja Sama dengan Dunia Usaha
Wakil Presiden Jusuf Kalla buka acara rapat Kerja Nasional (Rapat kerja nasional) IA ITB 2018 di Hotel Imperial Aryaduta, Makassar. Di depan 300 alumni serta Rektor ITB Kadarsah Suryadi, JK memohon supaya kampus dapat bekerja bersama dengan dunia usaha.
Baca juga: Biaya Kuliah UNIMA - Pendaftaran UNIMA
"Semestinya kampus mesti kerja sama dengan dunia usaha," kata JK di Makassar, Sabtu (4/8/2018).
Meskipun pihak universitas seringkali di tandatangani nota Kesepakatan (MOU) dengan beberapa entrepreneur, JK menilainya MOU itu kurang berefek pada mahasiswa. Karenanya, dia memohon kampus mesti buka tempat usaha.
"Karena dengan usaha terkadang bertambah cepat penemuannya daripada kampus," tutur JK.
Bukan sekedar itu, JK juga memohon pada beberapa alumni ITB serta Kadarsah supaya mengaplikasikan ekonomi serta tehnologi dengan seimbang. Dia menilainya di masa industri 4.0 ini tidak terus-terusan memakai robotik.
Karena, bila cuma memercayakan robotik, tidak ada customer yang akan beli produk itu.
Baca juga: Biaya Kuliah UNHAS - Pendaftaran UNHAS
"Kita tidak dapat cuma demikian kita masuk revolusi keempat, karena itu semua mesti automation, mesti robotik, pasti tidak . Tapi pertanyaannya, jika industri semua miliki automation, bekerja robot, serta siapa konsumennya? Siapa yang mendapatkan pendapatannya? Siapa yang beli?" papar JK.
Reporter: Intan Umbari Prihatin
Baca juga: Biaya Kuliah UNIMA - Pendaftaran UNIMA
"Semestinya kampus mesti kerja sama dengan dunia usaha," kata JK di Makassar, Sabtu (4/8/2018).
Meskipun pihak universitas seringkali di tandatangani nota Kesepakatan (MOU) dengan beberapa entrepreneur, JK menilainya MOU itu kurang berefek pada mahasiswa. Karenanya, dia memohon kampus mesti buka tempat usaha.
"Karena dengan usaha terkadang bertambah cepat penemuannya daripada kampus," tutur JK.
Bukan sekedar itu, JK juga memohon pada beberapa alumni ITB serta Kadarsah supaya mengaplikasikan ekonomi serta tehnologi dengan seimbang. Dia menilainya di masa industri 4.0 ini tidak terus-terusan memakai robotik.
Karena, bila cuma memercayakan robotik, tidak ada customer yang akan beli produk itu.
Baca juga: Biaya Kuliah UNHAS - Pendaftaran UNHAS
"Kita tidak dapat cuma demikian kita masuk revolusi keempat, karena itu semua mesti automation, mesti robotik, pasti tidak . Tapi pertanyaannya, jika industri semua miliki automation, bekerja robot, serta siapa konsumennya? Siapa yang mendapatkan pendapatannya? Siapa yang beli?" papar JK.
Reporter: Intan Umbari Prihatin
Diduga Cabuli Juniornya, Panitia Ospek FKG USU Dipolisikan
Seseorang senior mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Kampus Sumatera Utara (USU) drg EG dilaporkan ke Polsekta Medan Baru karena dituding lakukan pencabulan pada juniornya berinisial MS (20) Sabtu 30 Agustus 2014.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu Alex Piliang menyampaikan, pendapat pencabulan itu dikerjakan aktor pada, Jumat 29 Agustus waktu pelaksanaan Tujuan Mahasiswa serta Perjumpaan Universitas (Ospek).
Baca juga: Jurusan di POLMAN
“Kejadiannya, Jumat (29/8) lantas . Waktu aktor ada di tempat. Karena memang aktor juga salah satunya panitia Ospek. Lalu, aktor memohon pada juniornya yang turut tujuan untuk memegang alat vitalnya semasing,” tuturnya.
Dengar arahan seniornya itu, sambung Alex, beberapa mahasiswa/i baru menurutinya. Tapi, korban malas melaksanakannya. “Karena korban tidak ingin (memegang alat vitalnya sendiri), aktor lalu mendatangi korban,” katanya.
Lalu, masih tetap kata Alex, perlawanan yang dikerjakan korban atas arahan seniornya itu membuatnya (aktor) marah-marah. Tapi, kemarahan aktor juga membuat geram korbannya. Karena jengkel dengan sikap juniornya.
”Mungkin karena jengkel dengan sikap juniornya itu, aktor lalu mendatangi korban serta meremas-remas sisi alat vitalnya (korban). Korban sudah sempat kaget, kok berani kali seniornya meremas-remasnya. Bahkan juga, aktor sempat juga memukul kepala korban tapi tindakan pemukulan itu mendapatkan perlawanan dari korban,” imbuhnya.
Hingga, lebih dia, korban lalu memberikan laporan masalah itu ke Polisi serta didampingi oleh pihak keluarga. “Untuk sesaat waktu, aktor disangkakan tidak mematuhi masalah 289 Subs 281 Subs 335 KUHPidana, mengenai pencabulan anak di bawah usia dengan ancaman 15 tahun penjara,” tukasnya.
Dia menuturkan, untuk lanjutan dari masalah itu, pihaknya akan menyebut terlapor untuk dicheck. Begitupun dengan pelapor akan di panggil untuk kontrol lagi.
”Sampai saat ini memang kita belumlah mengecek terlapor, bila dapat dibuktikan karena itu yang berkaitan akan disangkakan tidak mematuhi Pidana mengenai pencabulan,” ujarnya.
Baca juga: Jurusan di ISI SKA
Akan tetapi bekas Kanit Ranmor Polresta Medan ini malas untuk memberitahu kapan kontrol lagi dikerjakan pada pelapor ataupun terlapor.
Selain itu, Kasi Humas Polsekta Medan Baru, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) S Sihombing menyampaikan, proses lanjut dari perubahan masalah itu peluang akan dikerjakan sesudah waktu tujuan mahasiswa tuntas dikerjakan.
“Itu bergantung penyidiknya memang, jika penyidiknya terasa butuh kontrol kurun waktu dekat karena itu yang berkaitan akan selekasnya di panggil, bila tidak ada dalam panggilan Polisi maka dapat dijemput paksa,” tegasnya.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu Alex Piliang menyampaikan, pendapat pencabulan itu dikerjakan aktor pada, Jumat 29 Agustus waktu pelaksanaan Tujuan Mahasiswa serta Perjumpaan Universitas (Ospek).
Baca juga: Jurusan di POLMAN
“Kejadiannya, Jumat (29/8) lantas . Waktu aktor ada di tempat. Karena memang aktor juga salah satunya panitia Ospek. Lalu, aktor memohon pada juniornya yang turut tujuan untuk memegang alat vitalnya semasing,” tuturnya.
Dengar arahan seniornya itu, sambung Alex, beberapa mahasiswa/i baru menurutinya. Tapi, korban malas melaksanakannya. “Karena korban tidak ingin (memegang alat vitalnya sendiri), aktor lalu mendatangi korban,” katanya.
Lalu, masih tetap kata Alex, perlawanan yang dikerjakan korban atas arahan seniornya itu membuatnya (aktor) marah-marah. Tapi, kemarahan aktor juga membuat geram korbannya. Karena jengkel dengan sikap juniornya.
”Mungkin karena jengkel dengan sikap juniornya itu, aktor lalu mendatangi korban serta meremas-remas sisi alat vitalnya (korban). Korban sudah sempat kaget, kok berani kali seniornya meremas-remasnya. Bahkan juga, aktor sempat juga memukul kepala korban tapi tindakan pemukulan itu mendapatkan perlawanan dari korban,” imbuhnya.
Hingga, lebih dia, korban lalu memberikan laporan masalah itu ke Polisi serta didampingi oleh pihak keluarga. “Untuk sesaat waktu, aktor disangkakan tidak mematuhi masalah 289 Subs 281 Subs 335 KUHPidana, mengenai pencabulan anak di bawah usia dengan ancaman 15 tahun penjara,” tukasnya.
Dia menuturkan, untuk lanjutan dari masalah itu, pihaknya akan menyebut terlapor untuk dicheck. Begitupun dengan pelapor akan di panggil untuk kontrol lagi.
”Sampai saat ini memang kita belumlah mengecek terlapor, bila dapat dibuktikan karena itu yang berkaitan akan disangkakan tidak mematuhi Pidana mengenai pencabulan,” ujarnya.
Baca juga: Jurusan di ISI SKA
Akan tetapi bekas Kanit Ranmor Polresta Medan ini malas untuk memberitahu kapan kontrol lagi dikerjakan pada pelapor ataupun terlapor.
Selain itu, Kasi Humas Polsekta Medan Baru, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) S Sihombing menyampaikan, proses lanjut dari perubahan masalah itu peluang akan dikerjakan sesudah waktu tujuan mahasiswa tuntas dikerjakan.
“Itu bergantung penyidiknya memang, jika penyidiknya terasa butuh kontrol kurun waktu dekat karena itu yang berkaitan akan selekasnya di panggil, bila tidak ada dalam panggilan Polisi maka dapat dijemput paksa,” tegasnya.
Monday, August 20, 2018
Ika dan Binus Pimpin Hari Pertama
Pegolf dari Kampus Bina Nusantara (Binus), Ika Woro Palupi memimpin klassemen sesaat kejuaraan LIMA Golf untuk kelompok Individu hari pertama yang berjalan Selasa (7/10/2014) di Senayan National Golf Club. Ika mencatatkan 67 pukulan atau 2 di bawah par.
Baca juga: Biaya Kuliah UHO - Pendaftaran UHO
Sedang untuk kelompok team, Kampus Binus memimpin klassemen sesudah mengoleksi 139 atau paling rendah dibanding 4 team yang lain. Ika sendiri berkompetisi ketat dengan pegolf dari Kampus Riau, Anugrah Baginda Harahap yang mencatatkan 68 pukulan atau 1 di bawah par.
LIMA Golf hari pertama serentak diselenggarakan Selasa semenjak jam 7:00. Beberapa pegolf favorit seperti Cahyo "Bobby" Adhitomo (Binus), Ika Woro (Binus) serta Rosthadi Besar (Kampus negeri Jakarta) memang seolah-olah akan dengan gampang mengalahkan 18 hole serta 69 par yang tersaji di Senayan National Golf Club.
Akan tetapi nyatanya muncul pegolf kuda hitam seperti Anugrah Baginda yang baru pertama-tama turut LIMA Golf. Anugrah mengutarakan kunci keberhasilannya lakukan pukulan dikit mungkin saja di kejuaraan yang berjalan tiga hari sampai 9 Oktober nanti
"Sebetulnya saya masih tetap meraba-raba lapangan disini karena baru pertama-tama tampil. Saya main tenang saja serta tidak ngeyel. Saya tidak sempat berfikir dapat bikin birdie atau bagaimana, yang terpenting tenang saja," kata Anugrah selesai lomba.
Baca juga: Biaya Kuliah UNG - Pendaftaran UNG
Dia menyampaikan Bobby ialah saingan paling berat dalam merampas gelar juara LIMA Golf Tahun ini. "Mudah-mudahan saya dapat semakin bagus lagi pada hari ke-2 besok," tukasnya.
Hasil 5 Besar LIMA Golf
Individu
Ika Woro Palupi (Univ Binus): 67 (Gross), 64 (Net), 3 (handicap)
Anugrah Baginda Harahap (Kampus Riau): 68 (Gross), 62 (Net), 6 (handicap)
Dicky Prionggo (Univ Binus): 72 (Gross), 68 (Net), 4 (handicap)
Cahyo Bobby Adhitomo ( Univ Binus): 73 (Univ Binus), 71 (net), 2 (handicap)
Baca juga: Biaya Kuliah UHO - Pendaftaran UHO
Sedang untuk kelompok team, Kampus Binus memimpin klassemen sesudah mengoleksi 139 atau paling rendah dibanding 4 team yang lain. Ika sendiri berkompetisi ketat dengan pegolf dari Kampus Riau, Anugrah Baginda Harahap yang mencatatkan 68 pukulan atau 1 di bawah par.
LIMA Golf hari pertama serentak diselenggarakan Selasa semenjak jam 7:00. Beberapa pegolf favorit seperti Cahyo "Bobby" Adhitomo (Binus), Ika Woro (Binus) serta Rosthadi Besar (Kampus negeri Jakarta) memang seolah-olah akan dengan gampang mengalahkan 18 hole serta 69 par yang tersaji di Senayan National Golf Club.
Akan tetapi nyatanya muncul pegolf kuda hitam seperti Anugrah Baginda yang baru pertama-tama turut LIMA Golf. Anugrah mengutarakan kunci keberhasilannya lakukan pukulan dikit mungkin saja di kejuaraan yang berjalan tiga hari sampai 9 Oktober nanti
"Sebetulnya saya masih tetap meraba-raba lapangan disini karena baru pertama-tama tampil. Saya main tenang saja serta tidak ngeyel. Saya tidak sempat berfikir dapat bikin birdie atau bagaimana, yang terpenting tenang saja," kata Anugrah selesai lomba.
Baca juga: Biaya Kuliah UNG - Pendaftaran UNG
Dia menyampaikan Bobby ialah saingan paling berat dalam merampas gelar juara LIMA Golf Tahun ini. "Mudah-mudahan saya dapat semakin bagus lagi pada hari ke-2 besok," tukasnya.
Hasil 5 Besar LIMA Golf
Individu
Ika Woro Palupi (Univ Binus): 67 (Gross), 64 (Net), 3 (handicap)
Anugrah Baginda Harahap (Kampus Riau): 68 (Gross), 62 (Net), 6 (handicap)
Dicky Prionggo (Univ Binus): 72 (Gross), 68 (Net), 4 (handicap)
Cahyo Bobby Adhitomo ( Univ Binus): 73 (Univ Binus), 71 (net), 2 (handicap)
Friday, August 17, 2018
Jadi Menteri, Rektor UGM Undip Lowong
Terpilihnya Pratikno menjadi menteri sekretaris negara (mensesneg) serta M Nasir menjadi menteri pendidikan tinggi, penelitian, serta tehnologi dalam kabinet Joko Widodo berefek pada kekosongan tempat rektor Kampus Gadjah Mada (UGM) serta Kampus Diponegoro (Undip).Ke-2 tokoh itu memang berlatar belakang menjadi rektor di perguruan tinggi negeri terkenal itu.
"Untuk UGM sampai sekarang ini belumlah terima surat pengunduran diri dari Pak Pratikno hingga status beliau sampai hari ini masih tetap menjadi rektor aktif UGM serta penentuan rektor baru yang ada dibawah kewenangan Majelis Wali Amanat (MWA) UGM baru dapat berproses bila surat pengunduran diri beliau sudah di terima," tutur Kepala Sisi Humas UGM Wijayanti di Yogyakarta tempo hari.
Menurutnya, penentuan rektor UGM yang baru kelak akan didasarkan pada Ketentuan MWA Nomer 4 Tahun 2014. Pada Masalah 72 ketentuan itu dinyatakan, bila rektor UGM tidak bisa melakukan pekerjaan atau mengundurkan diri, MWA dapat mengambil keputusan salah satunya wakil rektor yang tengah menjabat menjadi rektor baru.
Baca juga: Jurusan di POLINELA
"Proses penetapannya yang seperti apakah, kami juga belumlah tahu, apa akan berbentuk voting atau persetujuan bersamanya. Yang pasti, ketetapan akan diambil dalam sistem rapat MWA"” paparnya. Sekalian menanti surat pengunduran diri Pratikno sampai terpilihnya rektor baru, menurut Wiwit, beberapa wakil rektor tetap akan menggerakkan pekerjaan sama dengan bagian kewenangan semasing.
Selain itu, Rektor UGM Pratikno sebelum diumumkan jadi mensesneg menjelaskan, satu diantara wakil rektor UGM nanti bisa menjadi rektor menukar dianya bila ia dipilih jadi menteri. Proses itu telah jadi ketentuan dalam UGM.
"Penunjukan rektor nanti merupakan satu diantara wakil rektor yang ada sekarang ini. Kemudian baru rektor baru mencari orang baru untuk isi kursi wakil rektor yang kosong. Tetapi itu jika saya dipilih jadi menteri," katanya saat itu.
Mengenai Sekretaris Senat Undip Sunarso menyampaikan pergantian rektor dipilih M Nasir peluang dapat dilakukanmelaluipemilihanulangatau penunjukan dengan cara langsung. "Jika peluang semua dapat (dikerjakan). Tetapi itu semua kelak sesudah dikerjakan rapat senat. Ketentuannya bagaimana, undangundangnya yang cocok bagaimana, ya kelak sekalipun ditanyakan pada menteri yang baru ini (mengacu M Nasir)," jelasnya.
Sunarso mengatakan, kurun waktu dekat dianya akan mengonsultasikan hal tersebut pada kementerian serta senat."Minggu berikut kita targetkan dapat konsultasi dengan menteri. Kemudian baru konsultasi pada ketua senat," pungkasnya.
Ditunjuknya M Nasir untuk menolong presiden adalah hal unik sendiri di Undip. “Belum juga dilantik menjadi rektor, telah ditunjuk Presiden menjadi menteri. Tetapi kami bangga ada menteri yang dari Undip. Mudah-mudahan kelak dapat membawa nama baik Undip," tuturnya.
Baca juga: Jurusan di POLSRI
Di lain sisi, kelompok mahasiswa Undip sedih atas terpilihnya M Nasir menjadi Menteri Penelitian serta Pendidikan Tinggi pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Hal tersebut tersingkap saat Tubuh Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Undip, BEM fakultas, serta mahasiswa antarfakultas mengadakan diskusi bersama dengan Sekretaris Senat Sunarso serta Pembantu Rektor III Undip Warsito di selasar Student Center, Universitas Undip Tembalang, tempo hari.
"Kami sedih saat beliau dipilih jadi rektor telah memberi harapan-harapan besar untuk peningkatan Undip ke depan. Di lain sisi memang benar ada perasaan bangga saat ada masyarakat Undip yang duduk di kementerian," tutur Presiden BEM KM Undip Taufik Aulia Karunia.
Dia mengatakan, mahasiswa demikian besar menyimpan keinginan pada kepemimpinan M Nasir yang sedianya dilantik jadi rektor pada 18 Desember yang akan datang. "Salah satunya ide beliau, mengenai nilai utama dari huruf Undip, yaitu Understanding, Nurturing, Developing, and Inspiring Peopel, itu begitu mengena. Dikit perasaan sedih ini tidak dapat dihindarkan. Tetapi akal sehat kami juga bicara jika tidak mungkin saja yang telah diangkat menjadi menteri kami paksa kembali," tuturnya.
"Untuk UGM sampai sekarang ini belumlah terima surat pengunduran diri dari Pak Pratikno hingga status beliau sampai hari ini masih tetap menjadi rektor aktif UGM serta penentuan rektor baru yang ada dibawah kewenangan Majelis Wali Amanat (MWA) UGM baru dapat berproses bila surat pengunduran diri beliau sudah di terima," tutur Kepala Sisi Humas UGM Wijayanti di Yogyakarta tempo hari.
Menurutnya, penentuan rektor UGM yang baru kelak akan didasarkan pada Ketentuan MWA Nomer 4 Tahun 2014. Pada Masalah 72 ketentuan itu dinyatakan, bila rektor UGM tidak bisa melakukan pekerjaan atau mengundurkan diri, MWA dapat mengambil keputusan salah satunya wakil rektor yang tengah menjabat menjadi rektor baru.
Baca juga: Jurusan di POLINELA
"Proses penetapannya yang seperti apakah, kami juga belumlah tahu, apa akan berbentuk voting atau persetujuan bersamanya. Yang pasti, ketetapan akan diambil dalam sistem rapat MWA"” paparnya. Sekalian menanti surat pengunduran diri Pratikno sampai terpilihnya rektor baru, menurut Wiwit, beberapa wakil rektor tetap akan menggerakkan pekerjaan sama dengan bagian kewenangan semasing.
Selain itu, Rektor UGM Pratikno sebelum diumumkan jadi mensesneg menjelaskan, satu diantara wakil rektor UGM nanti bisa menjadi rektor menukar dianya bila ia dipilih jadi menteri. Proses itu telah jadi ketentuan dalam UGM.
"Penunjukan rektor nanti merupakan satu diantara wakil rektor yang ada sekarang ini. Kemudian baru rektor baru mencari orang baru untuk isi kursi wakil rektor yang kosong. Tetapi itu jika saya dipilih jadi menteri," katanya saat itu.
Mengenai Sekretaris Senat Undip Sunarso menyampaikan pergantian rektor dipilih M Nasir peluang dapat dilakukanmelaluipemilihanulangatau penunjukan dengan cara langsung. "Jika peluang semua dapat (dikerjakan). Tetapi itu semua kelak sesudah dikerjakan rapat senat. Ketentuannya bagaimana, undangundangnya yang cocok bagaimana, ya kelak sekalipun ditanyakan pada menteri yang baru ini (mengacu M Nasir)," jelasnya.
Sunarso mengatakan, kurun waktu dekat dianya akan mengonsultasikan hal tersebut pada kementerian serta senat."Minggu berikut kita targetkan dapat konsultasi dengan menteri. Kemudian baru konsultasi pada ketua senat," pungkasnya.
Ditunjuknya M Nasir untuk menolong presiden adalah hal unik sendiri di Undip. “Belum juga dilantik menjadi rektor, telah ditunjuk Presiden menjadi menteri. Tetapi kami bangga ada menteri yang dari Undip. Mudah-mudahan kelak dapat membawa nama baik Undip," tuturnya.
Baca juga: Jurusan di POLSRI
Di lain sisi, kelompok mahasiswa Undip sedih atas terpilihnya M Nasir menjadi Menteri Penelitian serta Pendidikan Tinggi pada Kabinet Kerja Jokowi-JK. Hal tersebut tersingkap saat Tubuh Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Undip, BEM fakultas, serta mahasiswa antarfakultas mengadakan diskusi bersama dengan Sekretaris Senat Sunarso serta Pembantu Rektor III Undip Warsito di selasar Student Center, Universitas Undip Tembalang, tempo hari.
"Kami sedih saat beliau dipilih jadi rektor telah memberi harapan-harapan besar untuk peningkatan Undip ke depan. Di lain sisi memang benar ada perasaan bangga saat ada masyarakat Undip yang duduk di kementerian," tutur Presiden BEM KM Undip Taufik Aulia Karunia.
Dia mengatakan, mahasiswa demikian besar menyimpan keinginan pada kepemimpinan M Nasir yang sedianya dilantik jadi rektor pada 18 Desember yang akan datang. "Salah satunya ide beliau, mengenai nilai utama dari huruf Undip, yaitu Understanding, Nurturing, Developing, and Inspiring Peopel, itu begitu mengena. Dikit perasaan sedih ini tidak dapat dihindarkan. Tetapi akal sehat kami juga bicara jika tidak mungkin saja yang telah diangkat menjadi menteri kami paksa kembali," tuturnya.
Wednesday, August 15, 2018
Anis Kantongi Segudang Pengalaman Pimpin UI
Mahasiswa Kampus Indonesia (UI) diberitakan sangat banyak jagokan Muhammad Anis jadi Rektor UI. Anis awal mulanya sudah sempat memperoleh amanah jadi Petinggi (Pj) Rektor UI saat 1,5 tahun pada saat UI dirundung kisruh tata kelola.
Melakukan Debat Publik di Balai Sidang, Anis mengakui hal tersebut jadi pengalaman perdananya. "Jelas tegang selama karier saya tidak pernah debat berikut. Jika dahulu menjadi Wakil Rektor kan diambil rektornya. Saya juga siapin catatan contekan dalam debat, karena kan presentasi lisan," katanya di Balai Sidang UI, Depok, Selasa (18/11/2014).
Baca juga: Biaya Kuliah LSPR - Pendaftaran LSPR
Anis optimistis dianya dapat memberi yang terunggul untuk perkembangan UI serta perkembangan bangsa. Dengan modal pengalaman saat 20 tahun di UI, Anis meyakini unggul.
"Jika masalah dijagokan janganlah bertanya saya, yang berada di diri saya, saya miliki modal pengalaman serta diperolehnya berdasar pada waktu. Saya semakin banyak bicara hal praktis karena telah mempunyai pengalaman 1,5 jadi Pj Rektor serta 22 tahun tahu permasalahan UI," katanya.
Anis mengutarakan saat memimpin UI sesaat waktu itu, beberapa rintangan dihadapinya terpenting melawan permasalahan turbulensi bentrokan ketentuan. Ketentuan itu memberi interpretasi yang berlainan di kelompok akademisi UI.
"Jika kita itu lebih pada keadaan UI transisi, turbulensi, keadaan kembalikan trust. Dayanya cukuplah banyak terserap. UI mesti otonom," tuturnya.
Baca juga: Biaya Kuliah PNB - Pendaftaran PNB
Anis juga berani di tandatangani kontrak politik dengan Tubuh Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI menjadi agunan membuat good governance. Anis juga berjanji akan mencari jalan keluar lainnya untuk tidak meningkatkan Cost Operasional Pendidikan (BOP) bila dipilih.
"Membuat UI melawan kemandirian di bagian ekonomi. Itu utamanya pengembangan. Dapat tingkatkan kemandirian bangsa, melalui satu program. Kontrak politik BEM apakah yang dikatakan itu make sense membuat good governance menjadi agunan," tutupnya.
Melakukan Debat Publik di Balai Sidang, Anis mengakui hal tersebut jadi pengalaman perdananya. "Jelas tegang selama karier saya tidak pernah debat berikut. Jika dahulu menjadi Wakil Rektor kan diambil rektornya. Saya juga siapin catatan contekan dalam debat, karena kan presentasi lisan," katanya di Balai Sidang UI, Depok, Selasa (18/11/2014).
Baca juga: Biaya Kuliah LSPR - Pendaftaran LSPR
Anis optimistis dianya dapat memberi yang terunggul untuk perkembangan UI serta perkembangan bangsa. Dengan modal pengalaman saat 20 tahun di UI, Anis meyakini unggul.
"Jika masalah dijagokan janganlah bertanya saya, yang berada di diri saya, saya miliki modal pengalaman serta diperolehnya berdasar pada waktu. Saya semakin banyak bicara hal praktis karena telah mempunyai pengalaman 1,5 jadi Pj Rektor serta 22 tahun tahu permasalahan UI," katanya.
Anis mengutarakan saat memimpin UI sesaat waktu itu, beberapa rintangan dihadapinya terpenting melawan permasalahan turbulensi bentrokan ketentuan. Ketentuan itu memberi interpretasi yang berlainan di kelompok akademisi UI.
"Jika kita itu lebih pada keadaan UI transisi, turbulensi, keadaan kembalikan trust. Dayanya cukuplah banyak terserap. UI mesti otonom," tuturnya.
Baca juga: Biaya Kuliah PNB - Pendaftaran PNB
Anis juga berani di tandatangani kontrak politik dengan Tubuh Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI menjadi agunan membuat good governance. Anis juga berjanji akan mencari jalan keluar lainnya untuk tidak meningkatkan Cost Operasional Pendidikan (BOP) bila dipilih.
"Membuat UI melawan kemandirian di bagian ekonomi. Itu utamanya pengembangan. Dapat tingkatkan kemandirian bangsa, melalui satu program. Kontrak politik BEM apakah yang dikatakan itu make sense membuat good governance menjadi agunan," tutupnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)