Tuesday, February 11, 2020

Daftar Pekerjaan di RI yang Gajinya di Atas Rp 10 Juta

Robert Walters barusan meluncurkan data daftar upah di Asia, terhitung Indonesia untuk tahun 2020. Data yang dikeluarkan berisi beberapa bagian pekerjaan dari tehnologi sampai sisi pemasaran.



Hasil dari survey Robert Walters, disebut ada juga beberapa bidang yang sedang jadi trend di RI, yakni tehnologi, legal, serta marketing. Tidak itu saja, bidang keuangan masih bertumbuh serta dilirik oleh beberapa pelacak kerja.

Baca Juga : Biaya Kuliah UB

"Penerimaan kerja direncanakan semakin lebih aktif di 2020 dibanding 2019. Akan ada perkembangan di banyak bidang, khususnya di e-commerce serta fintech, akan ada lonjakan perkembangan di startup logistik, pembayaran, kesehatan digital sampai edukasi tehnologi," kata Country Manajer Indonesia Robert Walters, Eric Mary, diambil dari paparan survey, Selasa (11/2/2020)

Lantas, berapakah upah semasing bagian itu? Spesial untuk bidang tehnologi upah tertinggi sampai Rp 1,9 miliar per tahun alias sama dengan Rp 158 juta per bulan.

Upah itu untuk urutan Chief Technology Officer (CTO) alias direktur tehnologi. Di bawahnya ada urutan Proyek Director alias Direktur Project yang upahnya sampai Rp 1,4 miliar atau seputar Rp 116 juta per bulan.

Perincian upah bisa disaksikan dalam tabel dibawah. Ada perbandingan upahnya dengan angka tahun kemarin, semua angka dicatat dalam juta (million) untuk pendapatan satu tahun.

Akunting-Bank-Jasa Keuangan

Masih juga dalam data yang sama, upah paling rendah di bidang akunting ini ialah di urutan akuntan, dari mulai Rp 150 juta sampai Rp 250 juta satu tahun, atau seputar Rp 12,5 juta sampai Rp 21 juta satu bulan.

Baca Juga : Universitas Brawijaya

Sesaat untuk upah paling tingginya digenggam oleh urutan Direktur Keuangan yakni dari mulai Rp 1,8 miliar sampai Rp 3 miliar satu tahun, sama dengan Rp 150 juta sampai Rp 250 juta satu bulan.
Daftar Pekerjaan di RI yang Upahnya di Atas Rp 10 JutaFoto: dok. Robert Walters

Untuk bank, upah paling tingginya pada urutan Chief Executive Officer (CEO) dimana pada tahun ini di atas Rp 5 miliar per tahun atau Rp 416 juta per bulan. Angka itu tambah tinggi dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 4,8 miliar per tahun.

Di urutan bawahnya ada Chief Financial Officer (CFO) dimana pada tahun 2020 sebesar Rp 2,8 miliar atau Rp 233 juta per bulan. Lantas, Chief Operating Officer (COO) Rp 2,1 miliar atau Rp 175 juta per bulan.

Data itu berisi daftar upah pada operasional bank, mencakup kontan management operations, kredit administrations, trade/tresury operations serta klien onboarding. Dimana, untuk level assistant vice president (AVP) adalah Rp 440 juta sampai Rp 700 juta per tahun atau sama dengan Rp 36 juta sampai Rp 58 juta.

Balita Koma Gegara Digigit Ular

Bocah wanita berumur empat tahun masyarakat Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, koma sesudah digigit ular berbisa di rumah tinggalnya. Balita itu sekarang dirawat di ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSD Gunung Jati Kota Cirebon.



Insiden sial itu berlangsung pada Sabtu (8/2) kemarin. Petugas medis belum dapat pastikan tipe ular yang menyerang bocah itu.

"Tempo hari koma, saat ini masih dirawat. Kelak diumumkan perubahannya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni lewat pesan secara singkat, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga : Biaya Kuliah ITS

Awalnya Enny menjelaskan gigitan ular yang belum didapati macamnya itu diketemukan di telapak kaki korban. Petugas temukan ada dua sisa cedera gigitan di kaki korban.

"Ini masalah pertama untuk gigitan ular berbisa, awalnya ada tetapi bisa-nya tidak semacam ini," kata Enny.

Sebelum dibawa ke RSD Gunung Jati, bocah wanita itu sempat dibawa ke puskesmas paling dekat. Sampai pada akhirnya korban dirujuk untuk jalani perawatan intens di rumah sakit.

Serang Saraf- Sel Darah

Racun atau dapat ular sudah menebar di badan balita wanita asal Pamengkang itu. Menurut Wakil Direktur Service RSD Gunung Jati Cirebon Maria, keadaan korban tidak sadarkan diri. Racun atau dapat ular itu sudah menyerang sel saraf atau neurotik sel darahnya.

Dapat ular yang belum didapati macamnya itu rupanya dapat mencabik pembuluh darah korban. "Nyatanya gejalanya tidak cuma neurotoxic, hemotoxic juga. Jadi racunnya itu menebar ke darah. Ya dapat pecah pembuluh darahnya," kata Maria waktu terlibat perbincangan dengan detikcom di RSD Gunung Jati, Selasa (11/2/2020).

Maria menjelaskan sampai sekarang keadaan pembuluh darah korban masih normal, tidak ada yang pecah. Tetapi, lanjut ia, jumlahnya sel darahnya alami penurunan.

Baca Juga : Institut Teknologi Surabaya

Maria akui faksinya sering mengatasi masalah gigitan ular. Dia memandang masalah gigitan ular yang dirasakan bocah Pamengkang adalah baru. Hingga, faksi rumah sakit serta Dinkes juga setuju untuk menyebut salah satunya dokter spesialis emergensi dari WHO yang bekerja di Kementrian Kesehatan (Kemenkes), yaitu Tri Maharani.

"Keadaannya masih koma, masih di ruangan PICU. Kita telah menyebut dokter spesialis emergensi dari WHO, doktor dokter Tri Maharani," sebut Maria.

"Untuk tipe ularnya belumlah pasti, tuturnya tipe weling. Tetapi tidak teridentifikasi, di kuatirkan tipe ularnya ini hasil perkawinan silang," lebih Maria.

Tidak hanya mengatasi korban, dokter WHO Tri Maharani sempat memberi materi mengenai perlakuan pertama pada korban gigitan ular ke beberapa dokter fungsional puskesmas di Kabupaten Cirebon. Beberapa dokter fungsional itu disatukan di Puskesmas Pamengkang, Kabupaten Cirebon.

Dinkes Kabupaten Cirebon mengharap dokter fungsional yang bekerja di puskesmas dapat memperoleh ketrampilan penambahan mengenai perlakuan gigitan ular versus WHO. Training penangan masalah gigitan ular berbisa itu diutamakan pada beberapa dokter fungsional yang bekerja di puskesmas terpengaruh banjir, yaitu Kaliwedi, Susukan, Bunder, Pangkalan, Ciledug, Babakan, Astanalanggar, Gembongan, Losari, Mundu, Gunungjati, Jagapura, serta Waled.

Friday, February 7, 2020

Proyek Revitalisasi Monas Masih Misterius

Kehadiran 191 pohon yang ditebang waktu proses revitalisasi Monas belum didapati sampai sekarang. Faksi UPK Monas awalnya memberi info jika pohon-pohon itu dibawa ke gudang Sudin Kehutanan di Pulogadung, Jakarta Timur.
Reporter detikcom selanjutnya coba mencari kehadiran gudang itu di wilayah Pulogadung, Jumat (7/2/2020). Selama penelusuran di daerah itu, tidak diketemukan tempat gudang Sudin Kehutanan.



Penelusuran info bersambung ke kantor Kecamatan Pulogadung dari dinas berkaitan. Dalam tempat itu, Kepala Unit Pelaksana Dinas Pertamanan serta Rimba Kota Kecamatan Pulogadung tidak ada di tempat.

Hasil penelusuran pada 191 pohon-pohon yang ditebang di lokasi Monas ini bersambung ke gudang Sudin Kehutanan yang ada di daerah Cipayung, Jakarta Timur.

Baca Juga : Biaya Kuliah UNS

Pengamatan detikcom di tempat, diketemukan beberapa tangkai pohon berantakan di ruang belakang gudang. Salah satunya petugas di tempat menjelaskan batang-batang pohon itu adalah sisa pohon roboh di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur.

"Iya itu sisa pohon roboh saja, di wilayah Bambu Apus. Sudah hampir satu minggu kali di sini," kata Shahroni, petugas di gudang Sudin Kehutanan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (7/2).

Di ruang gudang Sudin Kehutanan Cipayung memang tidak kelihatan ada tumpukan pohon tidak hanya tangkai pohon roboh. Ruang gudang cuma dipenuhi truk-truk serta kendaraan operasional Sudin Kehutanan Jakarta Timur.

Saat diberi pertanyaan tentang kehadiran pohon-pohon dari Monas, petugas akui tidak tahu hal tersebut. Menurut dia, sejauh ini belumlah ada info dari pimpinan berkaitan pohon-pohon dari Monas yang akan dikirim ke gudang Sudin Kehutanan Cipayung.

"Tidak ada informasi benar-benar. Umumnya kan jika ada yang masuk, kita cek. Ini sampai saat ini masih belumlah ada apa-apa. Ini mah nampung ranting-ranting saja. Jika gelondongan besar kaya di Bambu Apus itu kan sebab dekat saja karena itu dibawa kesini. Jadi masalah itu (pohon-pohon Monas) tidak pernah sampai, tidak pernah ada informasi," tutur Shahroni.

Penelusuran selanjutnya diteruskan ke Taman Bibit Dinas Pertamanan serta Rimba DKI Jakarta di wilayah Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Di tempat kembali lagi tidak didapati pertanda pohon-pohon yang ditebang di Monas dibawa ke tempat ini.

Baca Juga : Universitas Negeri Surakarta

Hasil pengamatan di tempat cuma didapati tanaman-tanaman bibit serta satu unit kendaraan truk. Petugas di tempat menjelaskan salah tempat bila cari pohon-pohon dari Monas yang memiliki ukuran besar dalam tempat ini.

"Di sini hanya ada tanaman bibit saja, kecil-kecil. Tidak ada yang dari Monas itu. Kita belum bisa informasi apa-apa dari pimpinan," kata salah seorang petugas.

Awalnya dikabarkan, SKPD yang pertama bicara masalah kehadiran pohon yang ditebang ialah UPK Monas. Kasi Info UPK Monas Irfal Guci menjelaskan pohon-pohon itu dibawa ke Sudin Kehutanan Jakarta Timur.

"Pohonnya dibawa ke gudang Sudin Kehutanan, infonya (tempat di) Pulogadung," tutur Ifal saat dihubungi detikcom, Rabu (5/1).

Niat Honeymoon di Kapal Pesiar, Malah Kena Virus Corona

Nasib wisatawan ini apes benar. Tujuannya ingin honeymoon romantis bersama dengan pasangan, tetapi ia justru positif terserang virus Corona di kapal pesiar.



Ini kesaksian David Abel (74), wisatawan dari Inggris yang pergi berlibur dengan istrinya, Sally. Mereka naik kapal pesiar Diamond Princess yang sekarang tengah bertumpu di Pelabuhan Yokohama, Jepang.

Baca Juga : Biaya Kuliah UNTIDAR

Malang buat mereka berdua, kapal pesiar ini dinaiki oleh traveler yang terinfeksi virus Corona. Mengakibatkan, sampai sekarang keseluruhan telah ada 61 orang penumpang kapal pesiar itu yang terinfeksi virus Corona.

Seputar 3.700 penumpang kapal pesiar juga dikarantina, terhitung David Abel serta istrinya. David juga menceritakan kondisi yang berada di kapal itu.

Tujuannya Ingin Honeymoon, Justru Terkena Virus Corona di Kapal PesiarFoto: (dok. Facebook)

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Jumat (7/2/2020), David akui mengenal dengan salah seorang korban yang positif terjangkit virus Corona. Ia serta pernah makan satu meja dengannya waktu di kapal pesiar.

"Saya tidak mau menyebutkan nama, karenanya tidak pas pada saat seperti saat ini. Tetapi mereka sedang bulan madu. Ia harus masuk karantina, tetapi istrinya tetap harus di kapal sebab ia tidak memperlihatkan tanda-tanda virus Corona," kata David.

Baca Juga : Universitas Tidar Magelang

Sampai saat ini, pria yang positif virus Corona itu juga masih terpisah dengan istrinya. Kemauan mereka ingin berlibur, justru menjadi mimpi jelek yang tidak terlewatkan dikarenakan virus Corona.

"Saya tidak paham harus bereaksi seperti apa. Benar-benar, benar-benar benar-benar disayangkan," sambungnya.

Dari 41 orang penambahan yang positif terjangkit virus Corona di kapal pesiar itu, 21 orang ialah masyarakat negara Jepang, 8 orang Amerika Serikat, 5 orang Australia, 5 orang Kanada, 1 orang Inggris, dan 1 orang dari Argentina.

Sri Mulyani Minta Pengusaha Bujuk DPR

Perancangan Undang-undang (RUU) omnibus law perpajakan sudah dikatakan pemerintah ke DPR RI. RUU yang masuk Prolegnas itu tinggal menanti peresmian sampai bisa diaplikasikan.



Waktu mengemukakan stimulan yang akan diterima entrepreneur dalam RUU itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ajak entrepreneur untuk merayu DPR selekasnya menetapkan ke UU.

"(Diaplikasikan) ya setelah UU di-approve. Yang perlu saat ini di-approve dahulu. Kita telah berikan ke DPR. Karena itu entrepreneur cepatlah katakan sama DPR, cepat...," kata Sri Mulyani dalam Business Gathering di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga : Biaya Kuliah UI

Guyonan Sri Mulyani itu diterima tawaan 1.200 entrepreneur yang ada. Kenyataannya, omnibus law perpajakan ini dinanti-nantikan beberapa entrepreneur. Bagaimana tidak? Omnibus law ini serta diperkirakan kurangi penerimaan pajak negara sampai Rp 86 triliun.

Dengan semangat, bekas Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga memaparkan stimulan pajak dalam RUU itu.

"Kita ingin turunkan corporate penghasilan tax (Pajak pendapatan tubuh). Jadi agar tidak shock di APBN kami turunkan setahap. Saat ini kan 25%, untuk corporate penghasilan tax kita turunkan ke 22% mulai 2021. Jika UU di setujui DPR saat ini. Jadi tahun kedepan 22%, serta 2023 ke 20%," tambah ia.

Selanjutnya, faksinya meniadakan PPH untuk dividen dari dalam negeri.

Baca Juga : Universitas Indonesia

"Lantas kita meniadakan PPh atas dividen dari dalam negeri. Yeeee!" papar Sri Mulyani diterima tepok tangan hadirin.

Lantas faksinya akan meniadakan PPH atas dividen di luar negeri, asal ongkos yang dibebaskan dari pajak dividen itu diinvestasikan di Indonesia.

"Untuk pendapatan khusus terhitung dividen yang berasal di luar negeri, serta saya ketahui bapak ibu memiliki perusahaan di luar. Jika bisa dividen yang di luar negeri kita tidak gunakan PPH asal diinvestasikan. Iya dong, waktu tidak diinvestasikan?" tutupnya.

Bakso Khas Medan yang Legendaris

Tidak sama dengan bakso lainnya, warung legendaris ini tawarkan bakso ciri khas Medan yang diberikan dengan potongan daging serta dalaman sapi yang empuk.



Bermula dari kaki lima, tempat makan bakso yang diketahui dengan nama Bakso 99 A Kiaw ini jadi warung terlaris di lokasi Mangga Besar, Jakarta Utara. Sang pemilik warung bercerita jika dia mulai meniti bakso kaki lima di tahun 1980.

Selanjutnya, upayanya itu bertumbuh sampai jadi favorite beberapa orang pada tahun 1994. Hal itu sebab bakso yang ditawarkan termasuk unik serta tidak sama dari lainnya.

Baca Juga : Biaya Kuliah POLMAN

Racikan baksonya adalah ciri khas Medan yang diberikan dengan potongan daging dan dalaman sapi. Penyajiannya unik, bakso itu disajikan dengan terpisah dengan mienya.

Jadi, semangkuk berisi bakso, daging, dalaman serta kuah, sesaat semangkuk untuk wadah mienya. Mienya diseduh panas lantas diaduk dengan cincangan bawang putih goreng berikut minyaknya. Untuk dalamannya ada sengkel serta babat yang bersih serta empuk.

Ada tiga tipe mie yang dapat diambil oleh pengunjung, yakni mie kuning, mie bihun serta kwetiau. Menurut salah satunya pelayan disana, kwetiau jadi favorite umumnya pengunjung.

Teksturnya yang kenyal lembut, nyatanya pas digabungkan dengan bakso berkuah kaldu gurih yang terlihat bening. Tidak hanya mienya yang beragam, bakso di sini ada dalam bermacam pilihan. Seperti bakso urat, bakso polos sampai bakso ikan.

Baca Juga : Politeknik Negeri Manufaktur

Tiap hari, warung bakso yang legendaris ini tidak pernah sepi pengunjung. Semenjak membuka pada jam 15.00, warung itu langsung diserang oleh fansnya. Karena itu warung ini ada belasan pelayan yang siap layani pengunjung.

Unik! Bakso Ciri khas Medan dengan Potongan Daging serta Dalaman yang LegendarisBakso dengan potongan daging sapi serta dalaman sapi Photo: Dok. detikFood/Riska Fitria
Sebagian besar konsumen disana ialah beberapa pekerja kantoran, sebab tempatnya yang ada di pusat kota. Serta makin malam, warung ini akan makin ramai. Warung bakso ini bisa didatangi tiap hari, dari mulai jam 15.00 - 00.00.

Tarif Ojol Mau Naik Jadi Rp 2.500/Km

Faksi Grab Indonesia memberi respon gagasan pemerintah yang punya niat meningkatkan biaya ojek online (ojol). Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno menjelaskan, faksinya sudah dengar wawasan itu. Dia yakini, pemerintah menimbang beberapa unsur dalam merangkum kebijaksanaan.

"Kami sudah dengar wawasan itu serta mengerti ada beberapa faktor baru sebagai alasan kebijaksanaan pemerintah berkaitan peraturan ojek online," tuturnya dalam info sah yang diterima detikcom, Jumat (7/2/2020).



"Kami yakin pemerintah pahami tentang beberapa variabel itu serta membuatnya bahan alasan dalam merangkum kebijaksanaan paling baik buat semua aktor yang terjebak di ekosistem usaha transportasi online ini, terhitung jaga kesetimbangan di antara bagian penawaran serta keinginan," tuturnya.

Ia katakan, Grab akan tetap menghargai kebijaksanaan yang berlaku. Ia mengharap, kebijaksanaan pemerintah yang akan datang bisa memberikan efek positif buat semua pemangku kebutuhan.

Baca Juga : Biaya Kuliah UNPAD

"Grab selalu menghargai tiap ketentuan yang berlaku. Kami berharap kebijaksanaan pemerintah yang akan datang tetap memberi efek positif pada semua pemangku kebutuhan baik itu partner pengemudi atau konsumen setia di Indonesia," tuturnya.

Awalnya, Kementerian Perhubungan mengatakan jika dalam bahasan kenaikan biaya ojek online, cuma zone Jabodetabek saja yang akan alami kenaikan. Sedang wilayah yang lain tidak dinaikkan.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, biaya ojol di wilayah lain masih wajar serta belum butuh dinaikkan.

"Kelihatannya yang perlu kenaikan cuma Jabodetabek. Untuk wilayah kelihatannya tidak naik, biaya mereka kelihatannya masih feasible," papar Budi Setiyadi, di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Kementerian Perhubungan menjelaskan jika dalam bahasan kenaikan biaya ojek online, cuma zone Jabodetabek saja yang akan alami kenaikan. Sedang wilayah yang lain tidak dinaikkan.
Menurut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi biaya ojol di wilayah lain masih wajar serta belum butuh dinaikkan.

"Kelihatannya yang perlu kenaikan cuma Jabodetabek. Untuk wilayah kelihatannya tidak naik, biaya mereka kelihatannya masih feasible," papar Budi Setiyadi, di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Selain itu masalah wawasan memberi wewenang biaya ditata gubernur, Budi pastikan Kemenhub akan menampung hal itu. Namun memang perlu waktu sebab akan mengubah Ketentuan Menteri.

Baca Juga : Universitas Padjajaran

"Untuk keinginan wewenang gubernur, akan diakomodasi di PM 12 tetapi butuh waktu sebab kan hubungan dengan PM, bisa saja di PM 12 ditambah lagi satu etika gubernur lakukan perhitungan," papar Budi.

Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani mengatakan jika memang semenjak awal bahasan pelajari biaya, beberapa driver ojol di wilayah tidak inginkan kenaikan biaya. Cuma beberapa driver Jabodetabek saja yang meminta naik biaya.

"Memang dari pertama yang meminta naik itu rekan Jabodetabek. Komune wilayah meminta malah tidak naik, terhitung Jawa Tengah, Lampung mereka katakan biaya masih oke," ucap Yani.

Faktanya, menurut Yani beberapa driver Jabodetabek menjelaskan jika terdapatnya kenaikan UMR di Jakarta dan pungutan BPJS yang naik.

"Jabodetabek menyarankan naik sebab biaya dapat dievaluasi setiap 3 bulan. Ke-2 sebab UMR Jakarta sudah naik, biaya BPJS sudah naik. Pada akhirnya mereka kalkulasi, mereka meminta naik," kata Yani.